Lewati ke isi utama
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar

Berita

Mengokohkan Identitas Profetik: Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP Unismuh Makassar Gelar Kuliah Perdana dan Stadium General

Diterbitkan 29 September 2026
AkademikP. Seni Rupa

MAKASSAR — Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, resmi membuka Tahun Akademik baru dengan menyelenggarakan kegiatan Kuliah Perdana dan Stadium General, Rabu. Mengangkat tema krusial, "Arah Gerakan Seni Budaya Muhammadiyah Berkemajuan dalam Pendidikan Seni Rupa", kegiatan ini menghadirkan narasumber terkemuka, Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya (LSB) Pengurus Pusat Muhammadiyah, Kyai Kusen, S.Ag., M.A., Ph.D.

Acara akademik yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, jajaran dosen, serta ratusan mahasiswa baru dan aktif Program Studi Pendidikan Seni Rupa. Kegiatan ini dirancang sebagai momentum strategis untuk menanamkan pemahaman komprehensif mengenai integrasi nilai-nilai Islam berkemajuan ke dalam ranah penciptaan, pendidikan, dan apresiasi seni rupa.

Menyelaraskan Estetika dan Dakwah Berkemajuan

Dalam pemaparannya, Kyai Kusen menegaskan bahwa seni rupa dalam pandangan Muhammadiyah bukanlah entitas yang terisolasi dari nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Seni rupa berkemajuan harus mampu menjadi medium dakwah kultural yang mencerahkan, memajukan peradaban, serta merawat nilai-nilai keindonesiaan yang berlandaskan moralitas profetik.

"Seni rupa di lingkungan Muhammadiyah tidak boleh kehilangan arah. Ia harus hadir sebagai bentuk ekspresi estetis yang mencerahkan akal budi, memperkokoh akhlak mulia, serta menjawab tantangan zaman melalui karya-karya yang bermakna transformatif," ungkap Kyai Kusen di hadapan para peserta kuliah umum.

Beliau juga menekankan peran penting para mahasiswa calon pendidik seni rupa. Lulusan Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP Unismuh Makassar diharapkan tidak sekadar menguasai teknik dan keterampilannya saja, tetapi juga memiliki kesadaran ideologis dan filosofis untuk mendidik generasi bangsa yang berkarakter.

Komitmen FKIP Unismuh Mencetak Pendidik Seni Berkarakter

Sementara itu, Dekan FKIP Unismuh Makassar Dr. H. Bahaharullah, M.Pd menyambut baik terselenggaranya stadium general ini. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan komitmen institusi dalam melahirkan tenaga pendidik seni rupa yang profesional, inovatif, berintegritas, serta berpegang teguh pada Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

  • Integrasi Keilmuan: Memadukan kurikulum seni rupa modern dengan nilai-nilai Islam berkemajuan.

  • Pengembangan Karakter: Membentuk mahasiswa yang adaptif terhadap dinamika industri kreatif tanpa meninggalkan akar budaya lokal dan religius.

  • Penguatan Mutu: Menjadikan kuliah perdana sebagai pemantik semangat belajar bagi mahasiswa baru untuk berprestasi sepanjang masa studi.

Momentum Transformasi Kreatif

Rangkaian acara Kuliah Perdana dan Stadium General ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab yang disambut antusiasme tinggi oleh mahasiswa. Berbagai pertanyaan kritis seputar peran seniman muslim di era digital, estetika Islam, hingga strategi pembelajaran seni rupa yang kreatif mengemuka dalam sesi tersebut.

Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP Unismuh Makassar optimis dapat terus melangkah terdepan dalam melahirkan pendidik dan kreator seni yang handal, berkontribusi nyata bagi kemajuan seni budaya nasional, serta membawa obor pencerahan di kancah global.

Kembali ke daftar berita