Lewati ke isi utama
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar

Berita

Disambut Khusus oleh Pimpinan Kampus Filipina, Delegasi Unismuh Makassar Resmi Membuka Workshop COIL Internasional di Isabela State University

Diterbitkan 14 Oktober 2026
AkademikPengabdian MasyarakatPBI
gbr

CAUAYAN, FILIPINA – 14 Oktober 2026 – Delegasi akademisi dari Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) secara resmi memulai program pengabdian kepada masyarakat internasional melalui workshop Collaborative Online International Learning (COIL) bertajuk "Navigating Global COIL: Multimodal Practices and Digital Identity for Asian Learners". Program yang diselenggarakan di Isabela State University (ISU), Filipina, ini dibuka dengan penuh penghormatan pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Meskipun delegasi Unismuh Makassar baru tiba di Cauayan menjelang tengah hari akibat penyesuaian jadwal penerbangan, Isabela State University memberikan penyambutan yang sangat megah. Upacara pembukaan dihadiri langsung oleh para pimpinan kunci ISU yang menunjukkan komitmen tinggi lembaga tersebut terhadap kolaborasi ini. Para jajaran pimpinan yang hadir antara lain Dekan ISU, Executive Officer, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian, Direktur Pusat Bahasa ISU (Dr. MA. Theresa L. Eustaquio), Direktur Penelitian ISU, serta Kepala Laboratorium ICT Centrum ISU. Kehadiran para pimpinan kampus tersebut memberikan kesan mendalam sekaligus menjadi simbol kuat dari kemitraan strategis yang erat antara Unismuh Makassar dan ISU.

Setelah upacara pembukaan yang penuh khidmat, agenda workshop Hari ke-1 langsung dimulai dengan dipimpin oleh Fasilitator Utama Ismail Sangkala dan Ko-Fasilitator Lapangan Sulkifli. Hari pertama workshop diawali dengan sesi pembukaan, registrasi, dan pemenuhan etika penelitian melalui pengisian Informed Consent Form serta Pre-Test Assessment. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi pengondisian afektif dan icebreaker yang melibatkan pengaturan tempat duduk melingkar, permainan pemanasan multimodal berbasis budaya lokal, serta praktik translanguaging untuk meredakan kecemasan komunikasi mahasiswa. Selanjutnya, para fasilitator memaparkan kerangka kerja COIL yang berfokus pada literasi digital SPDLF dan TPACCK, sekaligus memberikan demonstrasi mengenai penyusunan 'Scholarly Identity Snapshot'.

Menyusul pemaparan materi, para peserta langsung melakukan praktik mandiri untuk merancang identitas akademik mereka dan saling memberikan masukan melalui dyad peer review tanpa penilaian tata bahasa (grammatical judgment). Kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pembagian kelompok kerja lintas budaya antara mahasiswa Unismuh dan ISU, di mana setiap kelompok menyusun dan menandatangani Team Agreement Contract untuk menetapkan protokol komunikasi serta meminimalkan kendala teknis. Seluruh rangkaian hari pertama ditutup dengan refleksi singkat, pemeriksaan kesiapan akun Canva serta folder Google Drive bersama, dan orientasi untuk memastikan kelancaran sesi produksi infografis dan vlog pada hari kedua.

Kembali ke daftar berita