MAKASSAR – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar resmi menggelar agenda Penyamaan Persepsi dan Pembekalan Mahasiswa PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) Lanjutan. Kegiatan ini mempertemukan tiga pilar utama keberhasilan program: mahasiswa, guru pamong, dan dosen pembimbing lapangan (DPL) melalui virtual zoom, Senin 06 Januari 2026.
Mengawali dengan Nafas Keislaman
Kegiatan dibuka dengan pengajian yang disampaikan oleh Wakil Dekan III FKIP Unismuh Dr. Muhammad Nawir, M.Pd dalam tausiyahnya, beliau mengutip ayat Al-Qur’an tentang spirit Fastabiqul Khaerat atau berlomba-lomba dalam kebajikan.
“Jadikan momentum PLP ini sebagai ladang amal dan ajang untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan. Niatkan pengabdian di sekolah sebagai bentuk ibadah,” ujar WD 3 di hadapan para peserta.
Menjembatani Teori dan Realita Kampus
Tujuan utama dari PLP Lanjutan ini adalah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori-teori pedagogik yang telah dipelajari di bangku perkuliahan secara langsung di ekosistem sekolah. Mahasiswa tidak lagi hanya mengamati, tetapi mulai mempraktikkan keterampilan mengajar, pengelolaan kelas, hingga administrasi persekolahan di bawah bimbingan ahli.
Pesan Dekan: Menjaga Marwah Institusi
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Unismuh Dr. H. Baharullah, M.Pd. menekankan pentingnya aspek etika dan integritas selama mahasiswa berada di lingkungan sekolah mitra. Beliau menitipkan pesan mendalam agar seluruh peserta menjadi duta universitas yang baik.
“Datang ke sekolah bukan sekadar untuk menuntaskan mata kuliah, tetapi untuk membawa nama baik FKIP dan institusi Unismuh. Jaga perilaku, tunjukkan profesionalisme, dan pastikan kehadiran Anda memberikan dampak positif bagi sekolah tersebut,” tegas Dekan.
Beliau juga mengingatkan mahasiswa bahwa selama masa PLP, mereka wajib sepenuhnya mengikuti dan menghormati aturan yang berlaku di sekolah masing-masing, sebagai bentuk adaptasi profesional.
Sinergi Dosen dan Guru Pamong
Keberhasilan proses transisi mahasiswa menjadi calon guru profesional sangat bergantung pada bimbingan yang tepat. Dekan berharap para Dosen Pembimbing dan Guru Pamong dapat menjalankan amanah dengan sabar dan dedikasi tinggi.
“Dosen dan Guru Pamong adalah mentor utama. Mari kita bantu adik-adik mahasiswa ini berproses, memberikan arahan yang membangun, dan memastikan mereka mendapatkan pengalaman autentik sebagai pendidik,” tambahnya.
Kebijakan Strategis dari WD1
Turut hadir Wakil Dekan I Dr. Andi Husniati, M.Pd. yang memaparkan materi teknis mengenai Kebijakan Pelaksanaan PLP Lanjutan. Dalam paparannya, WD1 menjelaskan struktur kurikulum PLP, indikator penilaian, serta capaian pembelajaran yang harus dipenuhi mahasiswa selama bertugas di sekolah mitra. Kebijakan ini dirancang agar terdapat standarisasi kualitas bagi seluruh mahasiswa FKIP Unismuh yang terjun ke lapangan.
Distribusi Peserta dan Tata Tertib
Ketua Pengelola PLP Prof. Eny Satriana, M.Pd. dalam laporannya merincikan teknis pelaksanaan tahun ini. Sebanyak 406 mahasiswa tercatat sebagai peserta PLP Lanjutan.
- Sebaran Lokasi: Mahasiswa akan tersebar di berbagai sekolah mitra FKIP yang berlokasi di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
- Kedisiplinan: Ketua PLP menekankan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib pelaksanaan, mulai dari kehadiran, administrasi administrasi mengajar, hingga etika berkomunikasi dengan warga sekolah.
Dengan pembekalan ini, diharapkan 406 calon guru ini siap bersinergi dengan sekolah mitra untuk memajukan kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan.
TiM Media








