Skip to main content
Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Makassar

News

Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP Unismuh Makassar Gelar Sosialisasi Visi Keilmuan 2026

Published 29 September 2026
AcademicFine Arts Ed.
(Available in Indonesian)

MAKASSAR — Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan Sosialisasi Visi Keilmuan Tahun 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi lintas elemen di lingkup prodi.

Ketua Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP Unismuh Makassar, Dr. Meisar Ashari, M.Sn., menjelaskan bahwa sosialisasi ini memegang peran krusial dalam mengenalkan arah, orientasi, serta tujuan jangka panjang program studi kepada seluruh civitas akademika.

"Sosialisasi ini merupakan bagian dari proses penting untuk menyampaikan arah dan tujuan Prodi Pendidikan Seni Rupa ke depan dalam melaksanakan proses akademik," ujar Dr. Meisar Ashari saat dikonfirmasi, Selasa (29/09/2026).

Ia menambahkan, keterlibatan aktif dari seluruh elemen, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga para pemangku kepentingan (stakeholder) menjadi kunci utama agar roda akademik dapat berjalan beriringan. Melalui pemahaman visi keilmuan yang sama, seluruh pihak diharapkan dapat bergerak bersama mewujudkan tujuan institusi secara optimal.

Poin Utama Sosialisasi:

  • Penyelarasan Visi: Memperkenalkan arah baru pengembangan keilmuan seni rupa agar selaras dengan kebutuhan zaman dan dunia pendidikan modern.

  • Kolaborasi Inklusif: Melibatkan mahasiswa, tenaga pendidik, dan stakeholder eksternal untuk membangun ekosistem akademik yang sinergis.

  • Penguatan Mutu: Menjadi pedoman dasar dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP Unismuh Makassar.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP Unismuh Makassar optimis dapat terus mencetak lulusan pendidik seni yang profesional, inovatif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan seni dan pendidikan di masa depan.

Back to the news list