انتقل إلى المحتوى الرئيسي
كلية إعداد المعلمين والعلوم التربوية، جامعة المحمدية مكاسر

الأخبار

Sulkifli, M.Pd Jadi Invited Speaker pada Konferensi Internasional di Uzbekistan, Bahas Academic Writing di Era Generative AI

نُشر في 5 نوفمبر 2026
أكاديميPBI
rgvs(متوفر باللغة الإندونيسية)

MAKASSAR – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulkifli, S.Pd., M.Pd., dipercaya menjadi Invited Speaker dalam kegiatan International Scientific and Practical Conference yang mengusung tema “Academic Research and Innovation: The Individual, Education and Culture in a Digital Society” pada 5–6 November 2026.

Konferensi internasional tersebut diselenggarakan oleh Alfraganus University, sebuah perguruan tinggi non-state higher education institution di bawah Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Republik Uzbekistan. Forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk bertukar perspektif mengenai perkembangan penelitian, inovasi akademik, pendidikan, dan budaya dalam menghadapi transformasi masyarakat digital.

Dalam forum ilmiah tersebut, Sulkifli membawakan materi berjudul “Academic Writing in the Age of Generative AI: Epistemic Agency and Evidence Verification in EFL Higher Education.” Presentasi ini mengangkat isu penting mengenai transformasi penulisan akademik di era kecerdasan buatan generatif (Generative Artificial Intelligence), khususnya terkait kemandirian intelektual dalam membangun pengetahuan dan kemampuan memverifikasi bukti dalam konteks pendidikan tinggi bahasa Inggris sebagai bahasa asing (English as a Foreign Language/EFL).

Dalam pemaparannya, Sulkifli menekankan bahwa kehadiran teknologi AI generatif telah membawa perubahan signifikan terhadap praktik penulisan akademik. Teknologi ini menawarkan berbagai kemudahan dalam proses pencarian informasi, pengembangan gagasan, penyusunan teks, hingga penyuntingan tulisan. Namun, pemanfaatannya tetap membutuhkan sikap kritis dan tanggung jawab akademik agar teknologi tidak menggantikan peran intelektual penulis dalam menghasilkan karya ilmiah.

Aspek epistemic agency menjadi salah satu perhatian utama dalam materi yang disampaikan. Konsep ini menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam membangun, mengevaluasi, dan mempertanggungjawabkan pengetahuan yang dihasilkan. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu, tetapi juga harus memiliki kemampuan menilai keakuratan informasi, memeriksa validitas sumber, serta memastikan bahwa setiap klaim akademik didukung oleh bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, isu evidence verification menjadi semakin relevan dalam pendidikan tinggi, mengingat teknologi AI generatif dapat menghasilkan informasi yang tampak meyakinkan tetapi belum tentu akurat. Oleh karena itu, penguatan kemampuan verifikasi sumber dan informasi menjadi bagian penting dalam membangun budaya penulisan akademik yang kredibel, etis, dan berintegritas.

Keikutsertaan Sulkifli sebagai Invited Speaker dalam konferensi internasional ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unismuh Makassar dalam pengembangan wacana akademik global, khususnya pada bidang pendidikan bahasa Inggris, literasi akademik, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam pembelajaran.

Partisipasi ini sekaligus memperkuat peran akademisi Unismuh Makassar dalam merespons tantangan pendidikan tinggi di era digital melalui pertukaran gagasan dan perspektif keilmuan lintas negara. Diharapkan, keterlibatan dalam forum internasional tersebut dapat memperluas jejaring akademik serta membuka peluang kolaborasi dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan inovasi pembelajaran.

Melalui kontribusi dosen dalam forum ilmiah internasional, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar terus mendorong penguatan kapasitas akademik dan pengembangan keilmuan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta tantangan pendidikan global.

العودة إلى قائمة الأخبار