انتقل إلى المحتوى الرئيسي
كلية إعداد المعلمين والعلوم التربوية، جامعة المحمدية مكاسر

الأخبار

Dorong Literasi Riset Kampus, Dosen Unismuh Makassar Pandu Diskusi Publikasi Internasional

نُشر في 2 نوفمبر 2026
أكاديميالرياضيات
randy(متوفر باللغة الإندونيسية)

MAKASSAR — Pembentukan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi membutuhkan konsistensi serta fasilitasi yang tepat. Komitmen ini ditunjukkan oleh Randy Saputra Mahmud, dosen homebase Prodi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral di University of Szeged. Ia mengambil peran aktif memandu jalannya diskusi ilmiah internasional pada webinar bertajuk "From Literature Search to Published Review".

Kegiatan yang digelar secara daring tersebut menghadirkan narasumber Windia Hadi dari University of Szeged, Hungaria. Di era arus informasi yang begitu pesat, kemampuan menyaring dan mengolah literatur menjadi karya ilmiah bereputasi menjadi tantangan tersendiri bagi para peneliti muda maupun mahasiswa.

Materi webinar secara mendalam membedah tahapan krusial dalam menyusun artikel review yang berkualitas, dimulai dari penelusuran literatur secara sistematis (systematic literature review). Pembahasan mencakup teknik menentukan kata kunci yang efektif pada basis data bereputasi, menyaring artikel relevan dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, hingga mengevaluasi kualitas metodologi dari studi-studi terdahulu agar sintesis data yang dihasilkan valid dan komprehensif.

Selain aspek teknis penelusuran, webinar ini juga mengupas alur transformasi dari sekadar mengumpulkan bacaan menjadi sebuah naskah yang siap dipublikasikan (published review). Peserta dibekali pemahaman mengenai struktur penulisan naratif yang kritis, cara mengidentifikasi celah penelitian (research gap), serta strategi menghadapi proses penelaahan (peer review) di jurnal internasional. Pembekalan komprehensif ini diharapkan dapat membantu akademisi dan mahasiswa meningkatkan standar serta volume publikasi ilmiah mereka.

العودة إلى قائمة الأخبار